Minggu, 20 November 2011

Pentingnya Hari Pahlawan

Mungkin sebagian dari kita masih bingung mengapa hari 10 November ditetapkan oleh Bung Karno sebagai hari pahlawan yang kita peringati setiap tahun ?


Hal ini karena Bung Karno memanfaatkan momentum itu untuk melegitimasi peran militer dalam perjuangan merebut kemerdekaan. Sehingga nilai kepahlawanan tersemat dalam sebuah perjuangan melawan agresi militer.
Hal terpenting yang harus kiat lakuakn pada Hari Pahlawan adalah mengambil teladan dari nilai-nilai perjuangan untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Akan menjadi ironi jika memperingati hari pahlawan sebatas seremoni saja.


Bung Karno menjadikan Hari Pahlawan sebagai sarana untuk mengingatkan kepada seluruh bangsa bahwa sudah banyak pejuang-pejuang telah gugur, atau mengorbankan harta-benda dan tenaga mereka, untuk mendirikan negara RI. Mereka rela berkorban, supaya kehidupan rakyat banyak bisa menjadi lebih baik dari pada yang sudah-sudah. Mereka berjuang dalam tahun-tahun 20-an, dan selama revolusi kemerdekaan 45, untuk menjadikan negara ini milik bersama, guna menciptakan masyarakat adil dan makmur.


Hari Pahlawan mencerminkan kerelaan berkorban demi kepentingan nusa dan bangsa. Hari Pahlawan mengandung moral yang agung. Hari Pahlawan juga menyampaikan pesan besar yang terkandung dalam Sumpah Pemuda, Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila.


Jadi, menghayati secara benar-benar Hari Pahlawan adalah berarti menghubungkannya dengan revolusi bangsa. Dan seperti yang sudah ditunjukkan oleh sejarah kita, revolusi bangsa Indonesia adalah pluralisme revolusioner. Dalam perjalanan jauh yang berliku-liku ini berbagai tokoh golongan masyarakat ( dari berbagai suku, keturunan, agama dan aliran politik) telah menyatukan diri dalam barisan panjang revolusioner kita


Dengan latar-belakang pandangan sejarah yang demikian itu pulalah kiranya kita bisa mengerti mengapa Bung Karno menerima usul Sumarsono untuk menjadikan tanggal 10 November sebagai Hari Pahlawan. Sedangkan Sumarsono sendiri, yang menjadi pimpinan tertinggi PRI di Surabaya waktu itu, adalah seorang pemuda yang masa kecilnya mendapat pendidikan Kristen, dan setelah besar mempunyai hubungan erat dengan gerakan di bawah tanah PKI. melawan kolonialsime Belanda dan fasisme Jepang.


Dari ketinggian pandangan revolusioner yang demikian itulah kita sepatutnya memandang arti penting Hari Pahlawan. Jadi, tidak cukup hanya dengan pengibaran bendera dan nyanyi--nyanyian atau pidato-pidato yang isinya kosong atau steril saja. Upacara memang tetap perlu dikerjakan, namun yang lebih penting adalah memberi isi dan jiwa kepada hari keramat ini.


Jumat, 18 November 2011

Tanggal 11-11-11 Bukan Hari yang Baik?

Masyarakat pada umumnya menyukai dan memilih tanggal-tanggal yang bagus untuk menyelenggarakan peristiwa-peristiwa penting dalam hidupnya, seperti pernikahan, bertunangan, melahirkan, grand opening usaha baru, dan lain-lain. Meskipun tujuannya beragam, pada dasarnya mereka ingin momen spesial itu menjadi lebih istimewa karena terjadi pada tanggal yang spesial, langka, atau mudah diingat.
Memang, tidak ada yang salah dengan fenomena tersebut, karena setiap orang punya cara pandang atau persepsi berbeda tentang makna tanggal. Ada yang berpandangan, bahwa tanggal hanyalah sebuah waktu dan pemilihannya semata didasarkan pada bagus atau tidak secara numerik.
Ada juga pandangan lain, bahwa pemilihan tanggal karena pertimbangan kesempatan (bertepatan dengan hari libur, akhir pekan). Lainnya berpandangan, sebuah tanggal (waktu) mengandung energi tertentu dan berpengaruh pada peristiwa-peristiwa yang terjadi di muka bumi ini.
Perbedaan budaya, pendidikan, wawasan, nilai-nilai yang dianut menjadikan perbedaan pandangan tersebut merupakan suatu kewajaran. Oleh karenanya perlu dihargai, tidak perlu dipertentangkan.
Kali ini, saya hendak mengulas analisis tanggal bagus, khususnya tanggal 11 dan 20 November 2011 dari sudut pandang metafisika China (Chinese astrology). Tujuan ulasan di sini adalah untuk memberikan wawasan bagi para pembaca supaya dapat dimanfaatkan seperlunya. Dalam artikel ini juga akan diulas baik buruknya tanggal 11 dan 20 November 2011 tersebut dalam dua aspek/ peristiwa, yaitu sebagai tanggal lahir dan sebagai tanggal pernikahan.

Kriteria umum hari bagus
Dalam ilmu metafisika China dikenal ilmu membaca peta nasib atau akrab disebut dengan Ba Zi (baca: pa’ che’). Sebuah titik waktu (jam, hari, bulan, tahun) tertentu, dapat diformulakan menjadi delapan buah elemen. Dari ke delapan elemen atau unsur itu dapat dianalisis berbagai aspek kehidupan seseorang yang lahir pada satu titik waktu tersebut.
Hari bagus, menurut ilmu metafisika China tersebut, adalah hari yang memiliki elemen yang tanpa konflik (clash). Ini biasanya dijadikan kriteria untuk menentukan baik tidaknya sebuah hari untuk pernikahan.
Kriteria lain yang sebenarnya juga sejalan dengan kriteria tersebut adalah keselarasan atau keseimbangan. Ketidakselarasan atau ketidakseimbangan akan menjadikan masalah yang terkait dengan energi tidak selaras atau tak seimbang itu.

Tanggal 11-11-11
Elemen pada hari itu adalah langit: Logam Yang, bumi: Api Yang. Sebagai hari pernikahan, tanggal 11 November 2011 disimpulkan sebagai hari yang tidak baik, mengingat energi langit konflik dengan energi bumi atau pertentangan antara Logam dan Api).
Sementara sebagai hari kelahiran, jika si bayi adalah anak laki-laki, secara umum lebih baik dibandingkan dengan bayi perempuan. Selain itu, seseorang yang lahir pada tanggal tersebut, baik laki-laki maupun perempuan, kelak akan didominasi atau dikendalikan oleh pasangannya.
Untuk menganalisis lebih mendalam baik buruknya tanggal tersebut sebagai tanggal kelahiran, kita membutuhkan informasi tentang jam kelahiran yang berbeda tiap tenggang 2 jam, sehingga ada 12 kombinasi. Sebutlah misalnya, jika lahir antara jam 07.00-09.00 pagi, organ jantung, mata, ginjal, kelenjar tiroid, telinga, kandung kemih, organ seks, sangat berisiko terkena gangguan (lemah).
20-11-2011
Sebagaimana telah diungkapkan sebelumnya, bahwa hari yang bagus menurut ilmu metafisika China tersebut adalah hari yang memiliki elemen tanpa konflik (clash). Pada tanggal 20 November 2011, di hari itu, elemen batang langitnya adalah Tanah Yin, dan elemen cabang buminya adalah Kayu Yin. Hubungan antara Tanah dan Kayu, adalah hubungan clash atau konflik. Artinya, energi langit dan bumi saling merusak. Sehingga, secara umum dikatakan tanggal tersebut kurang baik untuk hari pernikahan.
Sementara itu, sebagai tanggal lahir, ada beberapa hal dapat disimpulkan. Pertama, tanggal lahir tersebut secara umum baik untuk bayi perempuan, namun kurang baik untuk bayi laki-laki, terutama untuk keharmonisan rumah tangganya kelak.
Kedua, seseorang yang dilahirkan pada tanggal tersebut kelak akan didominasi oleh pasangannya. Jika salah memilih pasangan hidup, maka dia akan “tertindas” dalam pernikahannya.
Lebih lanjut, jika diketahui data jam lahirnya, dapat dianalisis lebih mendalam tentang berbagai aspek kehidupan. Pada masalah kesehatan, misalnya. Seseorang yang dilahirkan pada tanggal tersebut, yaitu antara jam 07.00 sampai 09.00 pagi, cenderung mengalami gangguan organ pencernaan karena elemen Tanah sangat dominan. Gangguan lainnya antara lain gangguan organ ginjal, tiroid, telinga, kandung kemih, organ seks akibat elemen Air sangat lemah atau terjepit).

Bijaksana menyikapi
Baik buruk sebuah hari untuk pernikahan, kiranya jangan dijadikan faktor penentu utama kelanggengan sebuah pernikahan. Ada orang berpendapat, bahwa jika menikah di hari yang jelek pernikahan tidak akan bertahan lama.
Anggapan tersebut tentu tidak benar. Pemilihan hari baik untuk pernikahan hanya relevan pada hari H tersebut. Jika hari yang dipilih kurang baik atau clash, baik antarenergi pada hari tertentu atau pun antarenergi hari dengan energi seseorang atau shio, maka dikhawatirkan akan terjadi masalah dalam kelancaran proses pernikahan mereka. Istilahnya, ada saja yang salah. Maka, jika memang sudah terlanjur menetapkan tanggal tersebut sebagai hari pernikahan, koordinasi atau persiapan pernikahan harus lebih cermat dan matang.
Sementara itu, sebagai hari kelahiran, sebaiknya tidak memaksakan diri melahirkan pada tanggal tersebut. Jika memang sengaja ingin mengatur hari kelahiran, seperti melalui operasi Caesar, sekalian saja pilih tanggal yang memang benar-benar “baik” berdasarkan analisis tepat. Jangan asal memilih tanggal hanya karena mudah diingat atau istimewa. Misalnya, kelahiran seseorang dibiarkan secara alami tidak dengan sengaja memilih tanggal, maka anggap saja melahirkan pada tanggal “cantik” merupakan sebuah anugerah, tidak perlu dipermasalahkan lagi kebaikan maupun keburukannya. Jadi, biarkan takdir yang berbicara.